Florida memiliki sekitar 800 pulau-pulau kecil atau mikro. Dalam bahasa Inggris, pulau mikro disebut dengan istilah “key”, yang di dalam bahasa Sasak disebut dengan “gili”. Dari gili-gili Florida tersebut hanya 20 yang berpenghuni. Semua Florida Keys yang berpenghuni dihubungkan dengan jembatan dan jalan. Florida Keys yang terletak di sebelah selatan negara Paman Sam ini secara geologis terbentuk berbaris ke arah selatan kemudian belok kearah barat. Adanya jalan penghubung, yaitu Overseas Highway, membuat gili-gili tersebut seperti teruntai indah dengan sebuah jalan besar. Sebelum datang ke sini saya sudah meng-google gili-gili tersebut dan memimpikan untuk mengunjunginya.
MEMUDARNYA PESONA WISATA DI DESA GILI INDAH
Imam Bachtiar
(Dosen FKIP Universitas Mataram, Ketua Pusat Penelitian Pesisir dan Laut Universitas Mataram)
Memudarnya pesona wisata di Desa Gili Indah perlu mendapat perhatian serius. Bagi pengusaha wisata hilangnya pesona wisata hanya berarti pindah lokasi investasi, tetapi bagi penduduk lokal hal itu berarti kehilangan kesempatan dan masa depan. Kewajiban pemerintah untuk menjaga pemanfaatan sumberdaya (pariwisata) secara lestari untuk masa depan penduduk di daerah ini.
Pengalaman dari Proyek Perikanan
Hari terakhir dari tahun 1428 H merupakan hari dimana mimpi banyak pemerhati sumberdaya pesisir seperti saya menjadi kenyataan. Wacana Pesisir IPB mengadakan diskusi tentang Pengelolaan Pesisir Terpadu (ICM, Integrated Coastal Management) di kampus Dramaga, yang menghadirkan praktisi atau implementator dari para pengelola Proyek Pesisir (Prof. Dr. Dietriech G. Bengen), Proyek PEMSEA (Ir. Zulhasni, M.Sc.), Proyek MFCDP (Ir. Sri Wahyuningsih, M,Sc.), Proyek MCRMP (Ir. Eko Rudianto, M.Bus.) dan Proyek COREMAP (Prof. Dr. Jamal Jompa), serta Dr. Karen von Juterzenska (dosen tamu IPB). Diskusi tersebut dihadiri